TAPUT.SIBARAGASNEWS, Siborongborong - Pemerintah terus meneguhkan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas melalui penyelenggaraan pendidikan yang bermutu. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Program Digitalisasi Pembelajaran sebagai program prioritas nasional.
Ungkapan tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, dalam kunjungannya pada Peresmian Progres Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 yang berlangsung di SD Negeri 173281 Lumbanjulu, Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Kamis (15/10/2026).
Baca Juga:
Pemkab Taput Dorong Percepatan Pemulihan Infrastruktur Pasca Bencana Bersama Satgas Kementerian PU
Sebelumnya. Menteri Mu’ti menegaskan bahwa pendidikan berkualitas hanya dapat terwujud dengan dukungan sarana prasarana yang layak serta pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Pada tahun 2025, Menteri Mu’ti menyampaikan bahwa secara nasional pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 16,9 triliun untuk revitalisasi dan pembangunan sekolah baru pada 16.171 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Lebih dari 85 persen revitalisasi tersebut kini telah selesai dan dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.
Untuk tahun 2026, pemerintah menyiapkan alokasi APBN guna melanjutkan revitalisasi terhadap sekitar 11.744 satuan pendidikan. Selain itu, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, ditargetkan penambahan minimal 60.000 satuan pendidikan penerima revitalisasi, sehingga pada 2026 sedikitnya 71.000 satuan pendidikan memperoleh dukungan program ini.
Baca Juga:
Beberapa Titik Tiang PLN Miring Diduga Membahayakan, Warga Kelurahan Pasar Siborongborong Mengeluh
Lebih lanjut, Menteri Mu’ti juga menjelaskan bahwa Provinsi Sumatra Utara, pada 2025 terdapat 897 satuan pendidikan penerima bantuan revitalisasi dengan total anggaran Rp852,49 miliar yang menjangkau seluruh jenjang pendidikan. Berdasarkan progres pelaksanaan, 39 persen satuan pendidikan telah menyelesaikan revitalisasi dengan progress 100 persen, 13,8 persen lainnya pada progres 95-99 persen, dan sisanya masih dalam tahap penyelesaian.
Kadis Pendidikan Tapanuli Utara, “Khusus di Kabupaten Tapanuli Utara, bantuan revitalisasi diberikan kepada 92 satuan pendidikan. Pemerintah menargetkan seluruh proses revitalisasi satuan Pendidikan di Kabupaten Tapanuli Utara dapat diselesaikan pada akhir Januari 2026 agar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pembelajaran".
Di Kabupaten Tapanuli Utara, PID juga telah didistribusikan ke berbagai jenjang pendidikan guna mendukung pembelajaran yang lebih interaktif dan adaptif. Khusus di Kabupaten Tapanuli Utara, bantuan revitalisasi diberikan kepada 92 satuan pendidikan. Seluruh proses revitalisasi satuan Pendidikan di Kabupaten Tapanuli Utara dapat diselesaikan pada akhir Desember 2025 saat ini sudah dimanfaatkan secara optimal untuk pembelajaran".