TAPTENG.SIBARAGASNEWS, Tukka - Sepuluh bulan pascabenca, jaringan listrik di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), belum pulih sepenuhnya. Beberapa desa masih diselimuti kegelapan. Salah satunya, Desa Sait Kalangan II, Kecamatan Tukka. Desa yang sebelummya terang benderang di malam hari sebelum banjir bandang dan tanah longsor menerjang, kondisinya saat ini sangat memprihatinkan.
Selain akses jalan yang masih belum diperbaiki, jaringan listrik belum menyala. Puluhan tiang dan kabel putus seakan dibiarkan tertimbun tanah longsor. Belum ada tanda-tanda perbaikan dari pihak PLN. Kondisi ini terungkap saat kunjungan kerja Wapres Gibran Rakabuming ke Tapteng, Jumat (4/9/2027/6).
Baca Juga:
Pemkab Taput Dorong Percepatan Pemulihan Infrastruktur Pasca Bencana Bersama Satgas Kementerian PU
Kepada Wapres Gibran Rakabuming, Kepala Desa Sait Kalangan II, Nikson Panggabean, meminta agar jaringan listrik di Desa Desa Sait Kalangan II segera dipulihkan. "Yang kami minta, bapak Wapres bantu perintahkan agar jaringan listrik di Desa Sait Kalangan II segera dipulihkan. Sudah sembilan bulan kami hidup dalam kegelapan," ujarnya dengan nada haru.
Menurut Kades, sampai kini warganya masih banyak yang belum kembali ke desa. Mereka memilih mengungsi di Kecamatan Pandan karena listrik dan akses jalan rusak parah. "Yang tinggal saat ini masih sekitar 40 persen. Masih banyak yang belum kembali," sebut Nikson.
Harapannya, akses jalan dan listrik yang telah disampaikan dapat menjadi atensi dari Pemerintah Pusat, demi pulihnya perekonomian warga Desanya yang porak-poranda akibat ganasnya bencana ekologis 2025 lalu. Hingga berita ini dikirimkan, pihak PT PLN (Persero) UP3 Sibolga belum berhasil dikonfirmasi.
Baca Juga:
Beberapa Titik Tiang PLN Miring Diduga Membahayakan, Warga Kelurahan Pasar Siborongborong Mengeluh
[Editor: Eben Ezer S]